cerita pendek cinta dalam diam

Merekamenyimpan cinta mereka dalam diam, hanya doalah yang menjadi jalan agar rasa itu tetap dapat terjaga kesuciannya. Dapatkah aku mencintaimu seperti Fatimah yang mencintai Ali dalam diam. Atau dapatkah aku seperti Ali yang dapat mejaga kesucian cintanya pada Fatimah, saking sucinya cinta itu hingga setanpun tak tahu akan perasaan cinta yang Ali simpan untuk Fatimah. Setiaporang yang sedang jatuh hati tersebut lebih memilih diam dan memperhatikan orang yang dicintainya hanya dari kejauhan. Dalam novel sebanyak 217 halaman ini tidak melulu menyajikan suasana hati yang melow. Beberapa di antaranya akan membuat kamu tertawa terpingkal-pingkal karena kelakuan dari tokoh yang lucu dan dibuat gila karena jatuh cinta. 1er Site De Rencontre Extra Conjugale. Cerpen Karangan Intan CahayaKategori Cerpen Cinta Dalam Hati Terpendam, Cerpen Patah Hati, Cerpen Remaja Lolos moderasi pada 15 November 2014 “Kring… kring.. kring..” jam beker ku berbunyi sangat nyaring pada pukul yang sengaja ku setel untuk membangunkan ku dari tidur panjangku. Aku sontak terbangun dan dengan langkah sempoyongan aku berjalan ke arah kamar mandi untuk bersiap-siap ke sekolah Hari ini adalah hari pertama ku masuk sekolah sebagai seorang siswi SMA. Aku cukup gugup. Oiya, selama tiga tahun kedepan aku akan menghabiskan masa putih abu ku di SMA Negeri 1 Sukamulia. Sekolah ku merupakan salah satu sekolah ternama di kota ku. Hanya anak-anak pilihan yang bisa bersekolah di sekolah ku. Dan aku salah satu di antara banyaknya anak-anak pilihan tersebut. “Qoonnniii…” teriak Aini sambil berlari ke arah ku Aini adalah teman segugus ku saat MOS. Dari sana kami mulai dekat dan menjadi teman akrab hingga saat ini. “Aini lebay deh, baru sehari aja gak ketemu udah heboh. Kangen ya sama aku” ucapku sambil cengengesan “Ih pede, sopo to yang kangen karo sampean?” jawabnya ketus. Oiya, Aini adalah keturunan blasteran Jawa dan Sasak. Makanya kalau ngomong rada medok “Iya deh iya, kita ke kelas aja yuk! Entar kita enggak kebagian bangku paling depan” Kami pun berjalan menuju kelas. Kebetulan aku dan Aini satu kelas yaitu di kelas X-IPA 3. Sampai di kelas aku dan Aini memilih bangku paling depan dekat jendela yang berhadapan langsung dengan lapangan sekolah. Hari ini memang hari pertama masuk sekolah, tapi murid-murid di sekolah ku tetap belajar seperti biasa. Itulah yang membedakan sekolah ku dengan sekolah-sekolah lain. Jam pelajaran pertama dimulai. Pak Budi guru sejarah yang terkenal rajin dan disiplin masuk ke kelas kami. Tanpa ada komando siswa dan siswi yang tadinya sangat ribut langsung diam “Selamat pagi anak-anak dan selamat datang di sekolah kita tercinta ini” kata beliau mengawali pelajaran “Selamat pagi pak…” jawab kami serempak “Kalian tentu sudah tau nama bapak siapa, jadi langsung saja kita mulai pelajarannya. Silahkan buka buku kalian halaman 135” perintah beliau Detik berganti menjadi menit, menit berganti menjadi jam dan bel berbunyi yang menandakan jam istirahat dan jam pelajaran Pak Budi berakhir. Setelah Pak Budi keluar kelas, datanglah beberapa orang kakak kelas ke kelas kami. “Selamat siang adik-adik. Maaf mengganggu waktu istirahat kalian. Kami dari senior ekskul seni lukis ingin merekrut anggota baru” ucap salah seorang dari mereka “Oke, untuk mempersingkat waktu, bagi kalian yang berminat silahkan tulis nama kalian di kertas ini” ucap seorang pria yang berbadan kekar sambil mengangkat kertas dan pulpen “Wooy ngelamun terus, entar kesambet loh” kata Aini padaku “Iya gue kesambet dia” jawabku sambil menunjuk pria berbadan kekar itu “Ya udah pas kalau begitu. Kamu ikut aja ekskul seni lukis. Lagian kamu juga jago ngelukis. Aku daftarin yo?” “Terserah kamu aja” jawab ku pada Aini sambil terus memandang pria itu. “Jadi bagi yang sudah menuliskan namanya, nanti sore agar datang ke sekolah” ujar mereka dan pergi begitu saja dari kelas kami. Sore hari nya aku dan Aini datang ke sekolah. Ternyata sudah banyak siswa kelas X yang datang. Baik dari siswa IPA maupun IPS. Kami dikumpulkan di sebuah ruangan khusus untuk ekskul seni lukis. Di pertemuan pertama kami tidak langsung melukis tapi lebih tepatnya mendengarkan ocehan para senior yang memperkenalkan dirinya padahal kami tidak memintanya. Tapi, dari tadi aku tidak melihat sosok pria yang tadi pagi membuatku terhipnotis karena senyum nya. Tiba-tiba dari balik pintu terdengar suara orang tergopoh-gopoh “Sorry.. sorry aku telat” ucap pria itu “Ya udah deh langsung kenalin diri kamu ke junior kita” perintah kak Nadia “Oke adik-adik, maaf sebelumnya karena saya telat. Nama saya Febryan biasa di panggil Ryan. Saya duduk di kelas XII-IPS 4” ucapnya sembari tersenyum. Lagi-lagi ia tersenyum dan senyuman itu mampu membuat ku mematung dan tak mampu berkedip. Aliran darah ku seaakan berhenti mengalir sementara jantung ku terus berdetak semakin kencang. Apa aku menyukainya? Batinku dalam hati Hari berganti hari. Tak terasa sudah dua bulan aku menjadi siswi SMA. Dan sudah dua bulan juga aku mencari tau semua hal tentang dia. Tentunya secara diam-diam. Dimulai dari tanya-tanya akun sosial media nya, nomor handphone nya, bahakan pin BB nya. Tapi sayang, aku terlalu pengecut untuk sekedar mengirim pesan singkat padanya. Aku hanya berani memperhatikan kelihaian nya saat bermain sepak bola dari kejauhan juga memandang senyum nya yang indah dari kejauhan. Meskipun aku tahu senyum itu bukan untuk ku. Tapi itu sudah cukup membuat ke senang. Karena dengan tersenyum berarti dia sedang dalam keadaan baik-baik saja. Namun pada akhir nya, ku kumpulkan segenap keberanian ku untuk mengirim sebuah pesan singkat pada nya melalui BBM Aku “PING!” Dia “Y?” Jawaban yang sangat singkat dan sanggup membuat rasa kecewa yang teramat dalam dihatiku. Sejak saat itu aku tak pernah berani mencoba untuk berkomunikasi dengan nya. Hingga pada suatu sore aku dan Aini datang untuk mengikuti ujian melukis. Kak Ryan juga datang. Seperti ia terlihat seperti biasanya. Biasa keren dan dengan senyum nya yang menawan membuat nya tampak terlihat sangat manis. Ujian melukis kali ini kami diminta menggambar seseorang yang membuat kami bahagia. Sebenarnya aku membayangkan Kak Ryan tapi sangat tidak mungkin aku melukis nya jadi kuputuskan untuk melukis wajah Ayah ku saja. Setelah selesai melukis aku mengumpulkan hasil lukisan ku pada Kak Ryan. Ia tersenyum pada ku tapi aku tetap berusaha bersikap biasa saja di hadapan nya. “Lukisannya bagus dek, ini siapa?” tanya Kak Ryan “Ayah aku kak” ucapku dan berlalu meninggalkan nya Aku keluar ruangan sambil menarik tangan Aini dengan hati yang sangat berbunga-bunga. “Kamu kenapa to? Keliatan nya seneng banget” tanya Aini kebingungan “Kak Ryan.. Kak Ryan bilang lukisan aku bagus” jawabku berbunga-bunga “Dasar lebay.. baru dipuji begitu saja sudah heboh begitu” “Biarin aja, sewot mulu ih” ejek ku pada Aini Di kejauhan tampak seorang wanita yang sepertinya aku sudah kenal. Ya, wanita itu adalah Kak Kirana. Wanita terpopuler di sekolah ku. Dia cantik dan baik hati. Ia sering memenangkan lomba-lomba modelling yang diadakan oleh pemerintah di kota ku. Tapi kenapa dia bisa ada di sekolah padahal sore ini tidak ada ekskul modelling “Saaayaaang…” ucap wanita itu sambil melambaikan tangan ke arah ku. Dan saat aku berbalik arah ternyata sudah ada Kak Ryan yang membalas lambaian tangan itu sembari tersenyum. Aku shock! Aku yang melihat dan mendengarkan semua itu tak sadar meneteskan air mata. Aku pun berlari sekencang-kencang nya. Hatiku terasa sangat perih. Keadaan ini memaksa ku harus sadar bahwa cerita cinta ini bukanlah sinetron yang awalnya suka dan berakhir dengan pacaran. Ini cinta yang nyata. Biarlah cinta tetap tersimpan dalam diam. Dan mulai sejak saat itu ku putuskan untuk menyimpan rapat-rapat cinta untuk Kak Ryan dan mencoba bersikap seolah kejadian yang kulihat hanyalah sebuah mimpi buruk yang akan hilang saat aku terbangun nanti. Cerpen Karangan Intan Cahaya Blog Hay nama gua Baiq Intan Cahaya Ning Putri. Gua sekarang sekolah di SMAN 1 SUKAMULIA NTB. Follow Inthan47 atau Add Facebook Baiiq Intan Pevensie 🙂 Cerpen Cinta Dalam Diam merupakan cerita pendek karangan Intan Cahaya, kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya. "Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!" Share ke Facebook Twitter WhatsApp " Baca Juga Cerpen Lainnya! " Rahasia Cinta Oleh Erenes Paskibra merupakan ekstra yang telah Icha pilih semenjak ia duduk di bangku SMK. Semenjak SMP Icha memang suka dengan ekstra ini. Dimanapun ada perlombaan paskibra Icha pasti datang untuk Si Pemilik Suara Surga Oleh Laily Mafthukhatul Hikmah Kisah ini dimulai sejak pertemuan pertama kami sore itu. Saat kali pertama aku mendengar lantunan bait sholawat yang tersaji dalam alunan suara indah bak di surga. Iya, sejak saat Lepaskan dia Oleh Satria Purnama Namaku Satria aku tingaal di desa bersama nenek ku. Di suatu malam dengan keadaan setengah mengantuk aku masih belajar. Telah lama aku mengirim sms kepada pacarku. Hanya kata “Hay” Your Dream Will be Come True Oleh Dinda Khairunnisa Pagi hari menyapa Nadila, seorang gadis yang pintar, kreatif, berjiwa seni, tapi dalam hal pekerjaan rumah sangat pemalas. Ia sekolah di SMP N 12 Suka Bangsa. Nadila adalah remaja Aku Atau Cinta Yang Salah? Oleh Ridwan Setiawan Tepat malam raya lebaran setia membaca berita tidak mengenakan untuk dia. Lita mengirimkan luka yang begitu menyakitkan melalui pesan singkat, seperti lita ingin menjauh dari setia, berbanding terbalik dengan “Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?” "Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan loh, bagaimana dengan kamu?" HomeRelationshipDatingKumpulan Puisi tentang Mencintai dalam DiamUngkapkan dengan cara yang berbedaKetika jatuh cinta, perasaan yang lebih sering muncul pastinya adalah bahagia atau senang. Melihat dia tersenyum juga akan turut membuatmu ikut tersenyum. Kamu akan selalu mencari cara untuk bisa dekat dengan orang yang kamu sayangi. Nggak hanya itu, kamu juga pasti akan memberikan perhatian ekstra hanya agar orang yang kamu sayangi itu merasa diperlakukan dengan baik dan akhirnya sadar bahwa kamu begitu menyanginya. Sayangnya, nggak semua orang bisa berlaku demikian, lho. Beberapa orang yang lain ternyata mengalami kesulitan dalam mengungkapkan perasaannya. Akhirnya, hanya bisa diam dan memendam perasaannya. Meski menyiksa, kebanyakan dari mereka tetap bertahan dengan cara yang seperti ini. Kalau kamu salah satunya, yuk simak kumpulan puisi tentang cinta dalam diam pilihan Popbela yang satu dalam DiamEntah harus dari mana harus kumulai cerita iniKabut sunyi perlahan mulai merayap di hatiAku yang mencintaimu dalam diamMenahan rindu yang kian tak teredamIngin rasanya aku bertemu denganmuTapi, menyapamu saja aku tak mampuLalu, apa dayaku?Bahkan anginpun membisuKetika aku mengadu tentang apa saja yang bertalian dengan dirimuMungkin bagiku cukup Tuhan yang tahuTentang apa dan bagaimana perasaankuKarena bahagiaku, masih bisa menyelipkan namamu dalam setiap doaku-Frans Elka SaputraTentang Cinta dalam DiamJika kau bertanyaTentang cinta dalam diam. MungkinIa adalah rasa indah dalam dada,Yang tak sanggup kecemasan Jangan-jangan harapan kan bertemu dengan kekecewaan. Jika kau bertanyaTentang cinta dalam jadiIa adalah rasaku kepadamu,Yang kupendam bertahun-tahun,Dari dahulu, sekarang, mungkin juga tak mau mengganggumu,Jangan-jangan kau menerima saja Aku tak sanggup memberi sebutir kebahagiaan, sekolam permata untukmu. dalam DiamSungguh SayangAndai SajaDiamIsyarat dan DoaKekasih TersembunyiMenangis Tanpa Air MataDi Sepertiga MalamTOPICpuisi cintaTrendinghoroscopeThis week's horoscopeSee more horoscopes here CINTA DALAM DIAM Synopsis Kisah cinta tentang seorang lelaki yang mengagumi seorang gadis cantik yang ia kenal melalui social media. Lelaki ini pun selalu nge-Stalk social media si gadis ini. dan mereka pun tanpa sengaja bertemu di suatu taman, lelaki ini langsung terkesima oleh cantiknya gadis tersebut. Dan setelah itu lelaki tersebut selalu terfikirkan gadis tersebut sampai terbawa mimpi. Akhirnya lelaki tersebut memberanikan diri untuk mengajak kenalan melalui chat di social media gadis tersebut. Dan pada akhirnya merekapun saling kenal, dan lelaki ini mencintai gadis tersebut dengan seiringnya waktu. Rasa ingin memiliki gadis tersebut pun ada,dan lelaki ini selalu memendam rasa kepada gadis tersebut. tapi lelaki ini sadar bahwa pacaran itu tidak boleh, dan dia mencintai nya dalam diam. dan lelaki ini setia menunggu sampai lelaki ini sukses dan akan mengHalal kan nya. Dia optimis bahwa di masa depan nanti gadis tersebut akan menjadi isteri nya. Character figure - DUWI, Pria berusia 17 tahun. Orang yang pemalu, selalu meminta masukan kepada temannya, bijak. - JERDY, orang yang lucu, sok gaul, iseng - DIMAS, orang yang sangat peduli kepada temannya, dan panikan Secenario 1. INT RUMAH CAST DUWI, JERDY Duwi baru selesai mandi, dan tidak lama kemudian jerdy datang ke rumah duwi. Mereka pun berbincang-bincang mengenai wanita yang di idam-idamkan oleh keduanya. JERDY Assalamualaikum duwi mengetok pintu rumah duwi DUWI Waalaikumsalam, oh jerdy, masuk jer masih pakai handuk, karena habis mandi DUWI Silahkan duduk, aku ganti baju dulu ya CUT TO DUWI Ada apa jer kemari? sambil memakan cemilan JERDY Ngga boy, aku kesini cuma main-main aja, biasa lah DUWI btw, ada berita apa yang kamu bawakan kemari? sambil bergurau JERDY Oh iya, aku mau cerita sesuatu ke kamu DUWI Apa tuh? ayo kita sambil beli minum keluar CUT TO 2. EXT BERJALAN DI GANG RUMAH CAST DUWI, JERDY DUWI Oh gitu JERDY Iya, aku suka dia sejak lama dengan perasaan yang gembira DUWI Btw, sebenarnya aku juga ada yg aku suka JERDY Oh iya? Siapa? FADE OUT INT RUMAH DUWI Setelah mereka asik berbincang-bincang, lalu mereka kembali kerumah, dan membawa minuman yg dibelinya tadi. DUWI Ini orangnya, gimana menurutmu? melihat kan foto gadis tersebut di sosmednya JERDY Waduh duwi, ini mah tipe semua orang sambil ketawa DUWI Iya, hehehe Tidak lama kemudian jerdy menerima telfon dari ibunya, disuruh pulang. JERDY iya ma, aku pulang ekspresi sebal JERDY Duwi aku pulang dulu ya, lagian ini sudah sore. Next time lagi, muah DUWI Oh iya jer, hati-hati dijalan ya, awas nabrak batu FADE OUT Hari pun sudah gelap, dan menunjukan pukul 2100. Duwi pun segera tidur, dan harus bangun pagi karena keesokan harinya harus EXT TAMAN CAST DUWI, WANITA YG DISUKA Duwi pun sudah berada di taman, dan saat duwi melakukan pemanasan, tanpa sengaja wanita yang disukai oleh duwi itu juga ada ditaman. Dan duwi pun langsung kaget, dan duwi pun salting saat itu juga. Duwi selalu melirik dia saat jogging. DUWI Jogging WANITA YG DISUKA Bermain-main di taman 4. EXT RESTORAN CAST DUWI, DIMAS, JERDY Siang nya, Duwi mengajak dimas dan jerdy ke restoran, makan sambil curhat, duwi dan dimas tiba di restoran, jerdy telat. DUWI Arrggh, aku sangat bahagia hari ini dim sambil menunggu pesanan datang DIMAS Oh ya, coba cerita DUWI Tadi aku ketemu wanita yang aku suka Duwi dan dimas masih berbincang-bincang, saat itu juga jerdy datang. JERDY Sorry guys aku telat, cerita apa ini? FADE OUT Makanan sudah datang dan mereka pun menghidang nya JERDY Oh gitu sambil makan, makan punya dimas DIMAS eh jer, itu makanan ku ekspresi sebal DUWI Anyway guys, aku juga sempat ngechat dia di instagram nya, aku memberanikan diri lho hehe FLASHBACK Melihatkan chat nya duwi kepada teman-temannya. Dan setelah beres makan duwi mengajak kembali kerumah duwi 5. INT RUMAH DUWI CAST JERDY, DUWI, DIMAS JERDY Duwi itu kenapa dim gamau ngungkapkan perasaannya, kalau aku itu DIMAS kalau kamu? Berani? JERDY Ngga hahaha DUWI Hayo kalian ngomongin aku ya, aku udah dengar kok, tadi aku nguping hehe DUWI Jadi gini teman-teman, kenapa aku gamau ngungkapkan perasaan ku kedia karena pacaran kan gaboleh, lagian aku sekarang bukan siapa siapa. Tunggu cita-citaku sudah tercapai dan sukses, aku langsung nikahin dia. Jodoh ga kemana. DIMAS Wahh bener tuh JERDY That’s right bro, kalau udah nikah jangan lupa ngundang kami ya coy DUWI Cukuplah saat ini aku mencintainya dalam diam WRITTEN BY DUWI PRATAMA Reads 8,910,448Votes 309,687Parts 28Complete, First published Mar 30, 2016Table of contentsDapatkah aku menjadi Wanita seperti Fatimah Az-ZahraThu, Sep 15, 2016Proses Menjadi Seseorang Yang Lebih Baik LagiThu, Sep 15, 2016Thu, Sep 15, 2016Kau Meminangku Tanpa Ta'arufThu, Sep 15, 2016Bukan Namaku yang Terselip dalam DoamuThu, Sep 15, 2016Thu, Sep 15, 2016Thu, Sep 15, 2016Belajar Untuk MencintaimuThu, Sep 15, 2016Thu, Sep 15, 2016Surat Cinta Yang Tak DinantiThu, Sep 15, 2016Thu, Sep 15, 2016Thu, Sep 15, 2016Thu, Sep 15, 2016Thu, Sep 15, 2016Kenyataan Ini MenyakitikuThu, Sep 15, 2016Ikhlaskah Bila Aku Berbagi?Thu, Sep 15, 2016Kehilangan Yang Menyakitkan 1Thu, Sep 15, 2016Kehilangan Yang Menyakitkan 2Thu, Sep 15, 2016Thu, Sep 15, 2016Masa Lalu Yang MenyakitkanThu, Sep 15, 2016Awal Dari Sebuah Perjuangan 1Thu, Sep 15, 2016Awal Dari Sebuah Perjuangan 2Thu, Sep 15, 2016Pintu Surga Yang Tak Pernah DirindukanThu, Oct 20, 2016Wed, Jan 18, 2017Hanya Info & Sudut PromosiWed, Jan 24, 2018PO KEDUA CINTA DALAM DIAMWed, Feb 7, 2018PO Ketiga Cinta Dalam DiamMon, Aug 27, 2018Fri, Nov 23, 2018Sudah Terbit Sebagian Part Sudah Dihapus Seindah cinta yang dimiliki oleh Ali dan Fatimah. Mereka menyimpan cinta mereka dalam diam, hanya doalah yang menjadi jalan agar rasa itu tetap dapat terjaga kesuciannya. Dapatkah aku mencintaimu seperti Fatimah yang mencintai Ali dalam diam. Atau dapatkah aku seperti Ali yang dapat mejaga kesucian cintanya pada Fatimah, saking sucinya cinta itu hingga setanpun tak tahu akan perasaan cinta yang Ali simpan untuk Fatimah. Jalan yang mempertemukan cinta dan semua perasaan dengan tanggung jawab. Dan disini, cinta tak pernah meminta untuk dinanti. Seperti Ali, cinta mempersilakan, atau memgambil kesempatan. Yang pertama adalah pengorbanan dan yang kedua adalah keberanian. Ali Bin Abi Thalib dan Fatimah Az-Zahra

cerita pendek cinta dalam diam